Pembagian Wilayah dan Eksploitasi Kereta Api Indonesia Pada Saat Pendudukan Jepang

Hisorical


Pemerintah pendudukan Jepang pada waktu itu membagi Indonesia dalam tiga wilayah Pemerintahan. Ketiga wilayah yang dimaksud ialah Sumatra dibawah Angkatan Darat (Rikugun) ke 25 bermarkas di Bukittinggi Jawa dan Madura di bawah Angkatan Darat ke 16 bermarkas di Jakarta, kedua wilayah tersebut pertama berada dibawah Angkatan Darat Wilayah ke 7 dengan Markas

Stasiun Sadang

Hisorical

Stasiun Sadang merupakan Sebuah Stasiun Kereta Api yang terletak di Mulyamekar, Babakancikao, Purwakarta. Stasiun ini hanya memiliki 2 jalur rel, tidak memiliki sepur belok Semenjak di bangunnya jalur Double track Cikampek - Purwakarta  sekarang Stasiun Sadang tidak melayani Persinyalan dan Wesel  namun terdapat Sinyal Blok yang berkode B0210 di kedua jalurnya. 

Stasiun Tanjungrasa

Hisorical
Berada di Desa Tanjungrasa Kidul Kecamatan Patok Beusi Kabupaten Subang. Stasiun Tanjungrasa berada di KM 93+100 Dan berjarak kurang lebih 9 km dari Stasiun Cikampek dan Kurang lebih 5 km dari Stasiun Pabuaran,Stasiun Tanjungrasa masuk dalam Daerah Operasi 3 Cirebon dan juga Stasiun Paling barat Daerah Operasi 3 Cirebon yang berbatasan langsung dengan Daerah Operasi 1 Jakarta. Stasiun Tanjungrasa memiliki 4 Jalur dimana Jalur 1 sama 4 digunakan untuk Proses Susul KA dan Jalur 2 untuk Sepur Raya dari arah Cirebon menuju Jakarta dan juga Jalur 3 digunakan untuk Sepur Raya dari arah Jakarta menuju Cirebon. Rencananya Stasiun ini akan dibangun 6 jalur dikarenakan akan dibangun Jalur Shortcut menghubungkan Stasiun Tanjungrasa dengan Stasiun Cibungur. Susana di Stasiun Tanjungrasa sangat sepi dikarenakan stasiun ini tidak melayani Pemberangkatan dan Pemberhentian Penumpang namun stasiun ini memiliki panorama yang menawan karena posisinya berada di tepi persawahan  Untuk menuju ke Stasiun Tanjungrasa Sahabat Railfans bisa naik Ojeg dari Jalan Raya Pantura Jatisari sekitar 5 km dengan tarif Ojeg berkisar Rp 10,000 tergantung tawar menawarnya.

 Stasiun Tanjungrasa

KA Menoreh Langsung Stasiun Tanjungrasa

Tampak Depan Stasiun Tanjungrasa

Review Kamera Prossumer Nikon Coolpix L310

Hisorical
A. Review 
Nikon Coolpix L310 merupakan Kamera Prossumer terbaru buatan dari Nikon dengan spesifikasi dan fitur unggulan. Pada bagian kamera ini ditanam sensor CCD 14,1 megapiksel yang mampu menghasilkan gambar dengan kualitas yang sangat menawan, jelas, dan nyata. Ditambah pula dengan EXPEED C2 yang merupakan prosesor Image bawaan yang menggunakan teknologi mutakhir sehingga dapat mempercepat dan sangat memudahkan pengguna untuk mengoperasikannya.
Pada bagian lensa, terdapat sebuah lensa Nikkor 25-525 mm yang bisa melakukan pengambilan gambar hingga pembesaran 21 x zoom. Pembesaran ini setara dengan 35 mm yang terletak pada lensa Nikkor 25-525mm. Fitur lain yaitu terdapat sensor shift VR yang akan melakukan pengurangan getaran-getaran pada kamera, juga dapat mengurangi efek gerakan pada kameranya.

Kamera Nikon Coolpix L310 dibawai juga dengan mode Easy Auto yang akan memudahkan pengguna untuk mengambil gambar. Tak perlu mengatur kamera, karena disini telah disediakan fitur penyetingan secara otomatis. Untuk mode scenenya terdapat sebanyak 17 mode yang dapat dipilih pengguna secara manual. Sama seperti sistem Sports Continous dan Smart Portrait. Ini juga sudah termasuk dalam kategori Smile Timer, Red Eye Fix, Blink Proof dan Skin Softening.

Untuk mengetahui spesifikasi lebih detailnya, silahkan perhatikan pada bagan berikut ini. Akan diberikan spesifikasi Nikon Coolpix L310 secara lengkap dibawah ini. 
B. Gambar 

C. Spesifikasi Kamera Nikon L310

Ukuran
109.9 x 76.5 mm
Berat
435 g
Warna
hitam
Layar
3.0” TFT color  LCD 230k dots
Sensor
CCD 14.1 Megapixel
Optical zoom
21x optical zoom
Fitur
Easy Auto Focus, 17 Mode Scene, sport contiinous mode, red eye reduction noise reduction
Garansi produk
1 Tahun Garansi (Spare-part dan Servis)
Input
USB
Output
Component Video|Composite Video|USB
USB Port
Ya
Tipe Baterai
Li-Ion
Format Foto
JPEG
Ukuran File Foto
4320 x 3240p
Video HD
Ya
Format Video
Motion JPEG, AVI
Resolusi Video
1280 x 720p
Focal Length
25 – 525 mm
Range Aperture Lensa
f/3.1 – f/5.8
Image Stabilizer
tersedia
ISO Range
100 – 6400
Range Shutter Speed
30 – 1/4000 detik
Built in Flash
Ya
Batere
AA
Tipe Memory Card
SD, SDHC, SDXC



Daftar Stasiun Kereta Api Di jalur SDS Purwokerto Timur - Wonosobo

Hisorical

Daftar Stasiun Kereta Api Di jalur SDS Purwokerto Timur - Wonosobo

Berikut ini adalah Daftar Stasiun Kereta Api Di jalur Purwokerto Timur  – Wonosobo, Dahulu Jalur ini di bangun oleh Perusahaan Kereta Api Swasta yang Bernama Serajoedal Stroomtram Maatschapijj (SDSM) 

Gallery Foto Hunting

Hisorical
GALERRY FOTO KERETA API HASIL HUNTING 
DI BERBAGAI DAOP

Tempat Lokasi Hunting : DAOP 1 Jakarta, DAOP 2 Bandung, DAOP 5 Purwokerto
Kamera                          : SONY DSC W610
Fotografer                      : Feri Dwi Utomo (Ferry Argo Dwipangga)










Tracking Stasiun Cipeundeuy - Jembatan Ciherang dan Cibeunying

Hisorical


Oke Sahabat Railfans,kali ini saya akan menceritakan hunting di sekitaran stasiun Cipeundeuy,sebelumnya saya akan memberitahu dulu tentang Stasiun Cipeundeuy.Stasiun Cipeundeuy adalah stasiun kereta api yang masuk dalam wilayah DAOP 2 Bandung dan berlokasi di Kampung Cinagara kecamatan Malangbong kabupaten Garut yang memiliki Ketinggian ,stasiun Cipeundeuy memiliki 3 jalur dan memiliki bekas menara air,stasiun ini dibilang unik karena stasiunnya kecil tapi semua kereta api dari kelas Eksekutif sampai Ekonomi berhenti normal di Stasiun Cipeundeuy nah unik kan,di Sekitaran stasiun cipeundeuy banyak spot hunting yang bagus untuk memotret Kereta Api dengan latar pemandangan alam bumi Priangan Timur yaitu diantaranya Tiber Setelah stasiun Cipeundeuy arah ke Stasiun Bumiwaluya,Jembatan Cimacan,Jembatan Cibeunying,Jembatan Ciherang.


Oke langsung saja saya menceritakan ekspedisi hunting saya di Cipeundeuy,Ekspedisi hunting ini saya laksanakan waktu itu tgl 30-31 Desember 2013 Start dimulai saya dari Stasiun Jakarta kota naik KA 142 Serayu Pagi dan setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam saya sampai juga di Stasiun Cipeundeuy .Sesampainya saya disana tak lama kemudian KA 145 Kutojaya Selatan datang dari arah Cirahayu untuk berhenti normal dan silang dengan KA 142,saya langsung memotret KA 142 di deket sinyal keluar Stasiun Cipeundeuy setelah mendapatkan gambarnya saya langsung bergegas untuk keatas jembatan yang ada di sisi kanan stasiun Cipeundeuy,tak lama kemudian sinyal keluar mengangkat dan memberi tanda bahwa Ka 145 aman dan siap beraxgkat menuju Kiaracondong saya bersiap siap membidiknya dengan kameraku.setelah dapat foto KA 145 saya memutuskan untuk ke Tiber Cipeundeuy untuk mengabadikan KA Argo Wilis dari Surabaya Gubeng menuju bandung,saya mencari tempat yang cocok untuk Memotret KA Argo wilis akhirnya memutuskan untuk memotret diatas bukit,pas sampai diatas bukit tiba tiba hujan turun deras untung saya bawa payung sambil menunggu akhirnya datang juga yang ditunggu tunggu setelah selesai saya turun dan pindah ke bukit yang satunya untuk memotret KA Malabar dari arah Bandung menuju malang,pas di bawah tiba tiba sinyal masuk mengangkat tanda KA Malabar mau masuk stasiun Cipeundeuy,saya langsung lari naik bukit untuk mengambil spot/titik potret di atas bukit,tidak lama kemudian KA malabarpun nongol dengan kecepatan rendah,setelah lewat sayt turun dari bukit dan menuju ke stasiun karena hari sudah gelap,di Stasiun saya ijin ke Kepala Stasiun untuk menginap semalam di Stasiun dan beliau mengijinkan serta menyarankan saya untuk tidur di mushola karena diluar udaranya sangat dingin,keesokan harinya saya bangun tidur sekitar jam 4 pagi,langsung cuci muka, wudhu dan sholat terus abis sholat saya sarapan diwarung sebelah stasiun cipeundeuy makanan yang diwarung harganya lumayan murah walaupun porsinya sedikit dan saya sempat bertanya kepada penjaga warung tersebut tentang jarak dari stasiun cipeundeuy ke jembatan ciherang,beliau mengatakan katanya sekitar 3 kilo dari stasiun aksesnya bisa naik ojeg
,setelah cukup mendapatkan informasi saya memutuskan untuk Tracking saja karena lebih menantang adrenalin saya dan tentunya akan menambah pengalaman saya.oke saya mulai tracking dari stasiun Cipeundeuy berangkat jam 05,30,saya berangkatnya pagi karena mengejar waktu mencapai Jembatan Ciherang untuk memotret KA Pasundan .saya berjalan kurang lebih 3 km untuk mencapai ke Jembatan Ciherang dan melewati 2 jembatan yaitu jembatan Cimacan,Jembatan,Cibeunying track untuk menuju jembatan ciherang dari stasiun cipeundeuy menurun oleh karena itu kecepatan kereta apinya pelan jikalau melewati track ini.perjalanan saya ke jembatan ciherang kurang lebih memakan waktu 45 menit setelah sampai di jembatan ciherang saya langsung mencari posisi untuk memotret KA Pasundan dari arah Bandung kebetulan cuaca di sekitar jembatan ciherang gerimis jadi tanah agak lembek dan baju mudah kotor ketika mau mengambil posisi untuk memotret.tidak lama kemudian KA Pasundan Liwat di Jembatan Ciherang




Setelah dapat foto KA Pasundan Di Jembatan Ciherang saya balik ke stasiun cipeundeuy dan sekalian hunting ke Jembatan Cibeunying untuk memotret KA Lodaya Pagi dari arah Bandung.di jembatan Cibeunying saya mengambil posisi hunting diatas bukit karena pemandangan dari atas bukit sangat indah namun untuk ke atas bukit saya harus mendaki jalan tanah setapak yang licin karena habis hujan .tak lama kemudian KA Lodaya Pagi datang.
dan setelah selesai memotret KA Lodaya Pagi saya langsung turun dari bukit dan melanjutkan ke Stasiun Cipeundeuy


Sesampainya di Sinyal Masuk Stasiun Cipeundeuy sinyalnya ngangkat pertanda KA Argo Wilis akan masuk Stasiun Cipeundeuy saya langsung bersiap siap untuk memotret KA Argo wilis dari Tiber Cipeundeuy setelah KA Argo Wilis Datang dan saya selesai memotretnya saya langsung berjalan menuju stasiun.Di stasiun saya makan terlebih dahulu diwarung sambil nunggu KA Serayu Pagi dari Purwokerto untuk saya naikin menuju Padalarang.setelah makan saya pamitan samd petugas stasiun yaitu PPKA sama PKD didepan Ruang PPKA sambil ngobrol ngalor ngidul hehehe...Setelah beberapa jam menunggu akhirnya KA 141 Serayu pagi datang dan saya naik nantinya saya turun di Padalarang untuk tahun baruan di Bandung sama temen RF Daop 2 BD dan sekalian Tracking Petak Padalarang - Tagogapu.